Pada dasarnya
berubahanya bentuk perut seseorang lebih dipengaruhi pada pola makan yang
salah, terutama pada komsumsi kalori dan makanan berlemak yang berlebih. Untuk
itu, guna mengembalikan bentuknya menjadi lebih menarik dan ideal diperlukan
beberapa penanganan yang akan dijelaskan dalam artikel kali ini.
Usaha semacam ini
lebih dikenal dengan istilah ‘membakar lemak‘, yakni suatu aktifitas yang
bertujuan untuk menghilangkan lapisan lemak yang berlebih pada perut dengan
mengatur pola makan dan dengan aktifitas fisik khusus yang telah
direkomendasikan banyak pakar kesehatan.
Umumnya, orang yang
mulai terlihat buncit perutnya cenderung akan mengalami kegemukan karena dari
perutlah pusat dimana segala resiko kesehatan dimulai, termasuk pada bagian
itulah sering dikatakan sebagai ‘sumber dari segala penyakit’.
Bagi orang yang
memiliki tubuh langsing dan tidak mengalami penumpukan lemak pada tubuhnya
mungkin akan berkata kalau ‘apa susahnya sih mengembalikan bentuk tubuh yang
kelebihan lemak?’ Padahal, kalau kita balik bertanya, jika seandainya memang
mudah memiliki perut yang datar maka tidak akan ada orang yang memiliki perut
buncit, bukan begitu?
A. Penyebab Perut Buncit
Sebelum paham
bagaimana penanganan perut yang buncit maka tak salah kalau kita tahu dulu apa
saja yang melatarbelakangi atau penyebab terjadinya masalah kesehatan ini
sebagai antisipasi agar jika suatu hari program diet kita berhasil kita bisa
menghindarinya agar tidak kembali seperti semula.
1. Alkohol
Ini bukan rahasia
lagi, orang yang sering minum terlalu banyak alcohol cenderung akan memiliki perut
yang buncit, dan bahkan ini bisa kita lihat dikampung-kampung yang mana orang
yang sudah dicap sebagai pemabuk umumnya memiliki perut besar. Hal ini
disebabkan karena alcohol pada dampaknya yang paling ringan dapat membuat kerja
hati menjadi lebih berat saat melakukan fungsinya dalam menetralisir makanan,
terutama pada lemak. Nah kondisi inilah yang kemudian lambat laun membuat perut
seseorang menjadi semakin buncit. Alasan lain yang tidak didasarkan pada alasan
medis tapi tetap masuk akal adalah karena orang yang minum alcohol cenderung
kecanduan sehingga saat minum ia akan terus minum dan minum yang mana lambat
laun kebiasaan ini akan menekan ukuran lambung untuk menjadi lebih besar,
sehingga mau tidak mau bentuknya pun akan tampak semakin buncit dan membesar.
2. Ngemil atau makan di malam hari
Alasan logis dari
penyebab perut buncit ini adalah karena makanan yang dimakan pada malam hari
umumnya tidak mengalami proses pembakaran setelahnya karena kita cenderung
kurang beraktifitas di waktu tersebut, dan dari situlah lemak dan kalori yang
dimakan kebanyakan menumpuk dan lambat laun akan memperlihatkan hasilnya dimana
perut akan terlihat jadi tidak ideal lagi. Saran dokter umumnya mengatakan
bahwa sebaiknya jam makan malam diganti dengan sore hari karena setelah itu
kita masih punya kesempatan untuk beraktifitas sehingga proses pembakaran pun
masih bisa terjadi.
3. Jarang berolahraga
Sejatinya, tubuh yang
kita gunakan ini harus selalu diservis juga agar fungsi-fungsi oragannya tetap
bisa berjalan dengan baik. Tapi apa jadinya kalau kita hanya menggunakannya
terus menerus dan tidak melakukan perawatan sama sekali, dalam hal ini olahraga.
Orang yang jarang berolahraga akan mengakibatkan kandungan lemak dalam darah
menjadi lebih tinggi yang pada akhirnya akan diproduksi menjadi daging yang
tidak sehat dalam tubuh yang mana dari situlah obesitas dan perut buncit
terjadi.
4. Kebiasaan langsung tidur setelah
makan
Ini hapir sama dengan
orang yang suka ngemil di malam hari dimana setelahnya tubuh tidak melakukan
pembakaran pada makanan yang telah dicerna dikarenakan tidak ada aktifitas sama
sekali setelahnya. Untuk itu sebaiknya makanlah jauh sebelum waktu tidur anda
tiba sebagaimana saran di atas untuk mengganti waktu makan malam menjadi sore.
5. Kebanyakan makan makanan cepat saji
Salah satu kandungan
yang paling dihindari dari makanan seperti ini adalah pada kandungan lemak
jenuhnya. Kandungan lemak inilah yang berpotensi membuat perut menjadi buncit,
apalagi jika dikomsumsi dalam jumlah banyak secara berulang-ulang setiap
harinya.
B. 2 Cara Mengecilkan Perut Buncit yang
Wajib Dilakukan
Sudah disinggung di
atas bahwa makanan dan olahraga adalah kunci utama untuk mengembalikan perut
buncit menjadi ideal lagi, dan bahkan jika dilakukan dengan serius kita bisa
saja memiliki perut yang ‘six pack’ atau memiliki bentuk layaknya kasur yang
terdiri dari enam tonjolan. Tapi bukan sembarang menu makanan karena hanya ada
beberapa jenis yang dianggap manjur untuk mengecilkan perut buncit secara cepat
yang selanjutnya akan dijelaskan di bawah ini:
a. Makanan
Menu makanan untuk
cara mengecilkan perut buncit secara alami dan cepat ini lebih untuk tujuan menghentikan
penambahan lemak pada bagian perut walau dalam jumlah kecil. Adapun untuk hasil
yang lebih efektif maka tentunya diperlukan usaha keras untuk melakukan
olahraga rutin setiap hari.
1. Buncis
Jenis sayuran yang pertama ini mungkin tidak
asing lagi ditelinga kita karena hampir setiap ibu rumah tangga pernah
menjadikannya sebagai menu sayuran untuk keluarga mereka, terutama dengan
ditumis bersama sayuran lainnya. Buncis dikenal sebagai salah satu sayuran yang
mengandung protein yang kaya akan kandungan Flavanoid di dalamnya, yang mana
berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan selama 14 tahun lamanya
menyimpulkan bahwa kandungan antioksidan tersebut ternyata baik dalam
menurunkan atau mengurangi volume lemak pada perut yang besar. Cara mengolahnya
sudah disebutkan tadi, yaitu dengan ditumis atau bisa juga dimasak bersama
sayuran hijau lainnya pada menu makanan sayur asem yang anda buat.
2. Semangka
Kalau melihat sepintas
mungkin kita akan mengira kalau makan banyak semangka malah akan membuat perut
lebih buncit lagi karena ia memiliki banyak kandungan air. Tapi, ternyata,
berdasarkan hasil research diketahui bahwa semangka dapat membantu proses detoksivikasi
dalam tubuh kita dan juga membantu pengeluaran pada kelebihan air dalam tubuh.
3. Yogurt
Sekarang sudah banyak
sekali produk olahan susu bernama Yoghurt ini yang dijual di supermarket dan
minimarket, sebut saja Cimori…. dan selainnya. Yoghurt diketahui sebagai
minuman rendah lemak yang baik dalam membantu kita tampak lebih ramping karena
kandungannya dapat mengurangi efek dari perut kembung yang bisa jadi
diakibatkan oleh penyakit yang bersarang di pencernaan. Bakteri bernama
laktobasilus dalam yogurt inilah yang berperan baik dalam merangsang kerja usus
dan juga pencernaan sehingga ia dijadikan salah satu yang baik dalam
mengecilkan perut.
4. Kacang-kacangan
Selain kandungan serat
yang tinggi dalam kacang-kacangan yang memang dikenal baik dalam melancarkan
pencernaan dan menghindari penumpukan lemak pada perut, ini juga dikenal
sebagai makanan yang banyak mengandung lemak tak jenuh yang mana dari berbagai
studi ditemukan bahwa orang yang mengomsumsi secara teratur kacang-kacangan ini
lebih mungkin berhasil dalam menurunkan berat badannya, termasuk lemak yang
tidak terkontrol pada berut buncit. Di antara yang direkomendasikan adalah
kacang mete, kacang merah, almond dan jenis lainnya yang semuanya umumnya
memiliki kandungan serat yang tinggi.
5. Oatmeal
Oatmeal ini adalah
salah satu makanan yang paling banyak direkomendasikan untuk tujuan diet,
termasuk untuk mengurangi lemak berlebih pada perut, dalam hal ini untuk
mengecilkan perut buncit yang tampak menonjol. Selain itu, fungsi untuk menjaga
kadar gula dalam darah juga menjadi salah satu kelebihan dari bahan makanan
ini, di samping kandungan seratnya yang juga tinggi yang secara tidak langsung
mempengaruhi kesuksesan program diet seseorang.
b. Jenis Olahraga untuk perut
Bentuk latihan fisik
yang akan dilakukan berikut adalah yang dampak gerakannya berpengaruh langsung
pada otot perut. Mungkin banyak dari kita hanya mengenal olahraga sit up saja,
tapi sebenarnya ada banyak sekali yang bisa dilakukan untuk tujuan ini. Dan
asal tahu saja bahwa menurunkan berat badan sangat berbeda dengan cara
mengecilkan perut buncit, kalau yang pertama bisa kita lakukan dengan hanya mengurangi
porsi makan secara rutin dan beberapa minggu sudah akan terlihat hasilnya, tapi
untuk perut yang besar tidak bisa hanya dengan jalan itu, mau tidak mau harus
melakukan olahraga rutin khusus untuk mengembalikan bentuknya seperti semula.
Faktanya, memang banyak juga orang yang tubuhnya tidak terlalu gemuk tapi malah
perutnya tampak menonjol keluar. Nah, berikut bentuk latihan fisik yang
sebaiknya dilakukan:
1. Sit Up
Ini adalah salah satu
olahraga yang khusus ditujukan untuk membakar lemak yang ada pada perut buncit.
Caranya, pertama-tama tidurlah telentang dengan menghadap ke atas, lalu
kemudian bangun atau mengangkat tubuh bagian atas tanpa berpegangan, dan
usahakan kedua betis dan kaki tetap rapat di lantai saat tubuh anda diangkat
agar efek pembakaran lemaknya bekerja dengan baik. Hanya saja umumnya banyak
yang tidak bisa mengusahakan kakinya agar tidak terangkat saat melakukan ini,
untuk itu anda bisa menggunakan bantuan orang lain yang bertugas menahan kedua
kaki anda saat melakukan sit up ini.
Sebagai variasi
gerakan kita bisa juga melakukannya dengan sedikit menekuk lutut saat
telentang. Hanya saja cara ini akan lebih berat saat tubuh diangkat ke atas dan
karena itu, ini hanya cocok buat yang sudah terbiasa melakukannya. Selain itu,
kita juga bisa melakukan bentuk gerakan lainnya dengan memiringkan badan
sekitar 30 derajat kesamping saat mengangkat tubuh bagian atas kita. Fungsinya
adalah untuk memberi tekanan pembakaran lemak pada perut buncit bagian kiri dan
kanan, itu sebabnya ini juga harus dilakukan bergantian antara miring ke kiri
dan ke kanan agar terjadi keseimbangan pembakaran lemak pada kedua sisinya.
2. Squat
Ini juga merupakan salah satu bentuk olahraga
untuk mengecilkan perut buncit, hanya saja ini mungkin lebih banyak dikenal
untuk latihan fisik mengecilkan paha yang besar. Tapi walau demikian efeknya
pada perut saat melakukan gerak jongkok berulang-ulang juga akan begitu terasa.
Saat pertama kali melakukan maka tubuh bagian bawah akan terasa sakit dan
nyeri. Dan Caraspot sendiri punya tips untuk ini, yang mana setelah kita
melakukan ini untuk pertama kalinya maka beristirahatlah untuk beberapa hari
(biasanya seminggu) hingga rasa nyerinya hilang, dan setelah dirasa tidak ada
rasa sakit lagi barulah kemudian melakukannnya dan dijamin setelah itu tidak
akan merasa nyeri lagi. Hanya saja bila anda kembali tidak rutin melakukannya
keadaan ini akan kembali terulang lagi. Adapun cara melakukan Squat (jongkok)
ini adalah dengan berdiri tegak kemudian kedua tangan dibentangkan ke depan,
lalu jongkok dengan keadaan tangan tetap dibentangkan kedepan, barulah ketika
ingin merubah posisi dari jongkok jadi berdiri tangan diturunkan ke bawah dan
kemduian dibentangkan lagi saat posisi berdiri sudah sempurna. Lakukan ini
sebanyak mungkin dan tingkatkan jumlahnya setiap hari melakukan.
Untuk laki-laki,
olahraga Squat untuk cara mengecilkan perut buncit ini bisa juga dilakukan
dengan sambil memegang barbel di bagian depan. Jadi saat merubah posisi dari
berdiri menjadi jongkok maka posisi tangan yang memegang barbel harus tetap
seperti itu, dan ini tentunya akan memberi efek yang lebih pada perut anda. Dan
untuk tingkat yang lebih sulit bisa juga dengan menaruh barbel tersebut di dada
depan leher dan lakukan cara yang sama seperti sebelumnya. Tapi walau cara ini
agak sedikit sulit karena harus bersamaan mengangkat beban,para wanita juga
masih bisa melakukannya dengan menggunakan barbel panjang yang lebih ringan
yang diletakkan di bagian belakang leher atau pundak belakang dengan kedua
tangan memegang masing-masing ujung barbel di kiiri dan kanannya.
3. Jenis
Olahraga Untuk Mengecilkan Perut Buncit Lainnya
Beberapa jenis
olahraga yang akan anda pelajari caranya adalah vertical Leg Crunch, Back Up
Elliptical Trainer dan lainnya. Semua memiliki manfaat tersendiri dalam program
pengecilan perut anda, tergantung seberapa sering melakukannya. Banyak pakar
kebugaran menyarankan untuk berolahraga minimal 3 kali dalam seminggu, atau
paling tidak, jika tidak sempat, maka usahakanlah melakukannnya dihari libur.
Yang terpenting dalam
setiap hal yang kita lakukan adalah pada kedisiplinannya, yaitu seberapa
sanggup kita untuk mengulangnya setiap hari. Karena mungkin anda biasa melihat
orang yang dulunya sebagai atlet dengan badan yang ideal tapi kini ia tampak
sangat gemuk dan susah bergerak, sebut saja Maradona yang merupakan salah satu
pemain sepak bola terkenal di masanya. Ini karena aktivitasnya sejak masih
menjadi atlet dengan banyak berlari sudah ia tinggalkan sejak pensiun sebagai
pemain bola.







0 komentar:
Posting Komentar